Curug Ciharus, Leles, Garut

Curug CiharusSatu hari berselang setelah Saya mengunjungi Curug Kancil yang penuh mitos itu, Saya berencana untuk mengunjungi Curug Ciharus alias Curug Dano yang ada di Leles. Tapi sayang, untuk piknik curug kali ini, si Agus tidak ikut, mungkin karena kapok kali ya? Atau mungkin "gak punya duit?" hahaha. Oke, jadi didalam piknik kali ini, Saya hanya ditemani oleh Rizal semata. Seperti biasa, Saya mengetahui tentang curug yang akan Saya datangi ini dari berbagai artikel yang ada di internet.

Curug Ciharus
Curug Ciharus
Alkisah, waktu itu hari Minggu, 14 Mei 2017, sekitar pukul 08.00 WIB, Saya berangkat dari rumah dengan menggunakan sepeda motor. Oh iya, Curug Ciharus ini terletak di Desa Dano, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Untuk rutenya sendiri, kita jalan menuju ke arah Bandung. Pas Kita sudah ada di Leles, beberapa saat setelah melewati pabrik Chang Shin, Kita belok ke kanan menuju ke Desa Ciburial (kalo gak salah pas ada Indomaret). Nah disitu, Kalian tinggal ikuti saja jalan tersebut yang memang tipikal jalan desa, yaitu jelek, berlubang, berbatu, menanjak dll. Disepanjang perjalanan, jangan lupa juga Kalian untuk bertanya kepada warga sekitar jalan menuju ke Desa Dano. Oh iya, kalau di Google Map itu, jarak dari jalan raya menuju ke Desa Dano itu berjarak 9 kilometer.

Apes bagi Saya, ternyata jalan utama menuju ke Desa Dano sedang diperbaiki dan sama sekali tidak bisa dilewati bahkan oleh motor sekalipun. Alhasil, mau tidak mau, Saya harus mengambil jalan yang lainnya. Waktu itu sambil bertanya kepada warga sekitar, Saya harus melakukan perjalanan yang sangat jauh dan juga melewati beberapa desa hingga akhirnya Kita sampai di Desa Dano (desa terujung dari yang paling ujung). Setelah Kita sampai di Desa Dano, disitu terdapat plang menuju ke Curug Ciharus, namun disitu juga terdapat tulisan "berjalan kaki". Nah, pada saat Saya bertanya kepada teteh cantik penjaga warung, Dia menyarankan Saya untuk terus mengendarai sepeda motor karena letak curugnya masih sangatlah jauh.

Alhasil, Kita nurut saja. Dan disitu, datanglah petualangan yang sesungguhnya. Saya harus mengendarai motor melewati jalan yang memang bukan ditujukan untuk sepeda motor (kalau motor trail sih iya). Saya benar-benar menyesal, kalau tau jalannya seperti itu, Saya tidak akan memaksakan untuk terus membawa sepeda motor Saya sampai ke area curug. Alkisah, setelah melewati perjalanan yang sangat-sangat melelahkan, akhirnya Saya tiba dikawasan Curug Ciharus. Setelah memarkirkan kendaraan, Saya membayar tiket masuk dan berbegas menuju ke curug. Kalian pikir hanya sampai disitu? Ternyata tidak, karena Kita masih harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang lumayan agak jauh dan naik turun gunung. Tapi semua itu akan tergantikan dengan pemandangan yang akan Kita dapatkan dikawasan curug.

Alkisah, sampailah Kita di depan Curug Ciharus yang sangat jauh itu. Untuk fisik curugnya sendiri memiliki ketinggian yang sangat tinggi, mungkin hampir 100 meter namun airnya tidak besar. Dibawahnya terdapat genangan air yang tidak dalam alias dangkal. Selain itu, dasar curugnya juga berupa pasir, bukan bebatuan seperti curug yang lainnya sehingga enak untuk dipakai sebagai tempat bermain air. Tapi meskipun begitu, Kalian harus tetap berhati-hati, takutnya terjadi longsor dsb, karena waktu Saya sedang ada disana, Saya melihat batu atau mungkin tanah kering sebesar tas anak sekolah yang jatuh dari atas tebing ke dasar curug. Setelah Saya puas berfoto, Saya memutuskan untuk segera pergi dari curug tersebut karena serem juga, soalnya disana Saya cuma berdua dengan teman Saya.

Piknik WTF Squad Episode 11
Curug Ciharus, Dano, Garut
Minggu, 14 Mei 2017
Skuad: Gustian dan Rizal
Nilai: 8.5/10
Follow Instagram WTF Squad: @curugdigarut

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curug Ciharus, Leles, Garut"

Post a Comment