Curug Cibuni Racun, Leles, Garut

Curug Cibuni RacunAlkisah, beberapa waktu setelah Saya piknik ke Curug Sangiang Lantang dan Curug Teko di Kecamatan Cisurupan, Saya mulai melobi lagi WTF Squad untuk pergi piknik ke Curug Cibuni Racun di Kecamatan Leles. Tapi nampaknya hal itu sia-sia karena tidak ada satupun dari Mereka yang "Bilang Yes". Okelah, akhirnya Saya pun pergi berdua dengan ajudan Saya yang paling setia, yaitu Rizal. Selain Rizal, waktu itu juga Saya mengajak Ihsan karena kebetulah rumahnya Ihsan ini berada di jalur perjalanan Kita. Waktu itu Kita berangkat pada hari Sabtu, 15 Juli 2017.

Curug Cibuni Racun
Curug Cibuni Racun
Curug Cibuni Racun itu sendiri terletak di Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Untuk rutenya, Kalian bisa pergi ke Leles, lalu lanjutkan perjalanan Kalian ke jalan/ jalur alternatif Cijapati. Kalian terus saja ikuti jalan yang menanjak tersebut sampai kalian menemukan jalan setapak (dua jalur) di sebelah kiri (saat tanjakan dan sebelum bengkel). Setelah itu masuklah Kalian kejalan kecil tadi dan jangan lupa bertanyalah kepada warga sekitar. Setelah Kalian sampai di tempat parkir, Kalian lanjutkan kembali perjalanan Kalian dengan berjalan kaki menuruni bukit. Beberapa waktu kemudian, Kalian akan sampai di Curug Cibuni Racun.

Sebenarnya Curug Cibuni Racun ini sangat besar, namun sayang, pas Saya pergi kesana, airnya sedang kecil (banget). Jadi yang Saya lihat disana ya cuma batu-batu doang. Selain itu, mungkin karena airnya surut, Saya mencium seperti bau-bau bangkai (mungkin bangkai ikan atau apalah) disekitar curug tersebut. Kebetulan juga waktu itu keadaan curugnya sangat sepi (cuma ada Saya dan Rizal doang, soalnya si Ihsan sudah pulang duluan waktu masih diperjalanan). Lalu beberapa waktu kemudian munculah si Aa Kuncen.

Nah, si Aa kuncen ini sedikit tunawicara, namun masih bisa diajak ngobrol dengan nyambung. Si Aa ini dulunya pernah jadi fotografer. Selain itu, nampaknya si Aa ini juga tinggal disana (disebuah gubuk, tapi sagala aya, siga imah we). Setelah Kita ngobrol kesana kemari, Kita berfoto bersama dan pada saat Saya bertanya "berapa bayarnya?" ternyata Dia menolak. Tapi ya, Saya paksa aja, Saya bilang buat bayar parkir sambil ngasih uang 10 juta....eh, maksudnya 10 ribu.

Oh iya, ada satu hal yang sebenarnya tidak boleh diceritakan. Tapi karena nampaknya artikel ini masih kurang dari 500 kata, tak apalah Saya akan ceritakan kisahnya disini. Di awal tadi, pas Saya baru sampai diparkiran, disitu terdapat si Aa kuncen yang sedang mengobrol dengan dua orang pemuda-pemudi (pasangan). Nah, kelihatannya si pasangan tadi sedang nego-nego gitu deh sama si Aa kuncen. Alkisah, Saya tinggalkan saja Mereka. Lalu, Kita kembali lagi ke cerita saat Saya sedang fofotoan dan awal kemunculan si Aa kuncen tadi.

Nah, si Aa kuncen ini pas muncul itu sendiri. Terus, jarak waktu antara saat si Aa kuncen ini datang dan saat Saya mulai mengobrol dengan si Aa kuncen ini lumayan jauh/ lama. Pas Saya sedang ngobrol dengan si Aa kuncen tadi, Saya ditawari minum air dan Saya disuruh mengambilnya sendiri didekat gubuk. Dan saat Saya mengambil air di dekat gubuk itu, Saya mendengar seperti ada beberapa orang di dalam gubuk tadi dan ya gitu deh, diawal tadi kan Saya bilang bahwa bagian ini tidak boleh diceritakan. Intinya, kejadian ini menimbulkan banyak spekulasi di dalam otak Saya. Apalagi pas tiba-tiba muncul si pasangan pemuda-pemudi tadi, aaakkkhhh.

Piknik WTF Squad Episode 15
Curug Cibuni Racun, Leles, Garut
Sabtu, 15 Juli 2017
Skuad: Gustian dan Rizal
Nilai: 7/10
Follow Instagram WTF Squad: @curugdigarut

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curug Cibuni Racun, Leles, Garut"

Post a Comment