Curug Teko, Cisurupan, Garut

Curug TekoOkelah, bagi Kalian yang belum membaca artikel Saya yang sebelumnya disini, silahkan Kalian baca terlebih dahulu karena artikel tersebut akan langsung bersambung ke artikel yang sedang Kalian baca sekarang ini. Oke, selepas Saya dan Rifi pulang dari Curug Sangiang Lantang, Kita putuskan untuk langsung mengunjungi Curug Teko yang letaknya berada di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Curug Teko
Curug Teko
Curug Teko ini berada tepat sebelum tempat wisata Papandayan Camping Ground atau PCG yang sedang ngehits di Garut itu. Pas Kita sudah sampai di tempat parkir, Saya kira tempat wisata Curug Teko ini sudah penuh mengingat tempat parkir yang Saya lihat, sangat-sangatlah penuh dengan kendaraan. Tapi ternyata, setelah Saya masuk dan membayar tiket, tempat wisata Curug Teko ini benar-benar sepi. Jadi yang parkir itu adalah pengunjung tempat wisata yang lain (cumip doang... Cuma ikut parkir).

Setelah Kita masuk ke area Curug Teko, Kita akan berjalan dijalan setapak yang sudah ditata rapih. Tidak lama kemudian Kita akan segera menemukan Curug Teko tersebut. Curug Teko sendiri memiliki tinggi mungkin sekitar 80 meter namun debit airnya sangat kecil, mirip seperti Curug Ciharus di Kecamatan Leles. Tapi sayang, Kita hanya bisa melihat Curug Teko ini dari jauh saja karena tidak ada akses jalan untuk menuju ke dasar curug (tapi di Instagram Saya pernah melihat beberapa foto orang yang sedang berada di dasar Curug Teko ini).

Ngomong-ngomong, dari dasar curug ke tempat Saya berdiri itu kurang lebih, mungkin ada sekitar 50 meteran lah. Pokoknya dalam banget dan lumayan menyeramkan juga karena keadaannya gelap gulita. Disekitar area curug ini juga terdapat banyak spot untuk berfoto, ada rumah pohon, ada tenda, ada saung, ada gazebo dll. Tidak hanya itu saja, dibelakangnya atau disebelah sananya (kebayang gak? Hahaha), Kita akan melihat sebuah tempat (padang rumput) yang sangat luas dan terdapat banyak saung-saung untuk botram bersama keluarga. Saya bertanya-tanya dalan hati, kok tempat sebagus ini sepi sih? Cuma hanya ada Saya dan teman Saya doang. Kok orang-orang yang ada diluar sana gak tau bahwa ada tempat keren di dalam sini? Entahlah, mungkin cuma pengelola dan Tuhan lah yang tahu.

Di area yang indah tersebut, Saya sempatkan diri untuk berfoto dan membuat video yang adegannya Saya sedang jalan-jalan dan Saya sedang berlari di area yang luas tadi. Nah, beberapa waktu kemudian, mulailah berdatangan beberapa makhluk hidup, eh maksudnya pengunjung lain. Pengunjung yang datang tersebut datang secara bergerombol. Kalau Saya lihat sih, mungkin Mereka adalah satu keluarga besar yang sedang piknik (ada kakek-nenek, bapa-ibu, paman-bibi, kakak-adik, dan anak-anak....dan juga supir serta pembantunya, hehehe).

Alkisah, karena cuaca sudah agak-agak mendung, dan keadaan curug juga sudah mulai dipenuhi oleh pengunjung yang lainnya. Saya dan teman Saya si Rifi tadi memutuskan untuk segera pulang, tapi sebelum pulang, Kami berdua jajan dulu makanan disekitar tempat wisata (jajan baso ikan dan baso tahu, btw, asa teu perlu dicaritakeun nu kieu na mah). Setelah itu, barulah Kita pulang.

Piknik WTF Squad Episode 14
Curug Teko, Cisurupan, Garut
Minggu, 9 Juli 2017
Skuad: Gustian dan Rifi
Nilai: 7.5/10
Follow Instagram WTF Squad: @curugdigarut

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curug Teko, Cisurupan, Garut"

Post a Comment