Curug Cibadak, Cihurip, Garut

Curug Cibadak - Setelah menunggu dan terus menunggu, akhirnya tepat pada hari Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017, Saya kembali pergi piknik ke curug. Awalnya sih seperti biasa, Saya mengajak teman-teman WTF Squad, namun ya, Kalian tahu lah, Mereka itu pada sibuk-sibuk (pengangguran kok sibuk sih?). Alhasil, Saya pergi hanya di temani oleh Rizal Armada doang, eh maksud Saya Rizal Arba. Tujuan Kita kali ini adalah Curug Cibadak yang terletak di Desa Cisangkal, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Kita berdua berangkat pukul 08.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor berplat nomor merah (kayaknya bagian itu jangan diceritain deh).

Curug Cibadak
Curug Cibadak
Oke, Kita melakukan perjalanan menuju ke Kecamatan Cikajang melalui Kecamatan Bayongbong. Waktu itu Kita perginya nyantai banget, biasalah, orang.ganteng gitu loh. Nah, Kita sampai di Kecamatan Cikajang itu pukul 09.00 WIB, dan dari sana Kita terus tancap gas menuju ke Kecamatan Cihurip (belok kiri pas ada di pertigaan Kecamatan Cikajang). Setelah melewati area Batu Tumpang, lalu jalan bulak-belok, akhirnya Kita sampai juga di Kecamatan Cihurip (ini merupakan ketiga kalinya Saya menginjakkan kaki di Kecamatan Cihurip).

Setelah Kita masuk ke gapura, Kita terus memacu kendaraan Kita melewati tanjakan dan turunan curam hingga sampailah Kita di sebuah pertigaan yang terletak di Desa Jayamukti (nah kalau ke Curug Nyogong itu belok kiri). Disana Kita ambil jalan lurus (sama seperti jalan menuju ke Leuwi Tonjong). Nah, teman-teman sekalian, disana itu Kita akan melewati jalan yang bermacam-macam, ada yang bagus dan ada yang sangat jelek, sejelek-jeleknya para unfollowers Instagram Saya.

Alkisah, sampailah Kita disebuah pertigaan yang ada pangkalan ojeknya, nah disana Kita tetap pilih jalan yang lurus (sirotolmustaqim), btw kalau belok kekanan itu ke Leuwi Tonjong. Beberapa waktu kemudian, Kita akan sampai di Curug Cibadak. Disana itu, (dijalan) curugnya benar-benar terlihat dengan sangat jelas, besar, dan sangat indah byutiful. Disana juga Kita dapat memarkirkan motor Kita disebuah saung yang dijaga oleh anak-anak remaja dan pemuda setempat (karang taruna). Disitu Kita membayar tiket masuk seharga Rp. 5000,- per orang. Setelah itu, Kita dapat memasuki kawasan Curug Cibadak.

Fisik curugnya sendiri sangat tinggi dan debit airnya lumayan besar. Didasar curug paling atas (yang bisa dicapai oleh pengunjung), Kita dapat bermain air dengan aman karena kolam airnya tidak terlalu dalam. Intinya, kalau Kita bermain ke curug itu tidak basah, berarti tidak sah. Setelah Kita puas melihat pemandangan curug, Kita langsung mengabadikan curug ini melalui foto dan video dari berbagai sudut (karena prinsip Saya itu, satu curug = satu kali seumur hidup, kecuali ada yang sponsorin buat pergi lagi ke curug yang sudah-sudah). Setelah fase pendokumentasian telah usai, saatnya Kita pulang.

Sebelum pulang, Saya sempatkan dulu untuk berbincang-bincang dengan beberapa pemuda setempat yang ada disana. Setelah itu, Kita fix pulang ke rumah karena pada waktu itu cuaca sudah mulai mendung dan Saya takut kalau hujan akan segera turun karena itu akan menyusahkan Kita dalam menempuh perjalanan pulang. Btw, diperjalanan pulang, Saya sempatkan dulu untuk beristirahat di pinggir jalan dan Saya pikir, hal ini sangat tidak perlu untuk diceritakan karena hal tersebut memang tidak perlu untuk diceritakan. Lantas kenapa hal tadi tetap Saya ceritakan? Jawabannya karena artikel ini belum sampai lima ratus kata, hahahaha!

Piknik WTF Squad Episode 19
Curug Cibadak, Cihurip, Garut
Sabtu, 21 Oktober 2017
Skuad: Gustian dan Rizal
Nilai: 9/10
Follow Instagram WTF Squad: @curugdigarut

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curug Cibadak, Cihurip, Garut"

Post a Comment